Bondowoso, Memonasional.com
Pemerintah Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, menggelar kegiatan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) yang telah melaksanakan pengabdian selama 35 hari di Desa Cindogo.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Balai Desa Cindogo dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Rabu malam (12/8/26).
Pemerintah desa menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN UNEJ yang telah ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan serta berinteraksi langsung dengan masyarakat selama berada di desa.
Kepala Desa Cindogo, Faruk Amrullah menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dedikasi para mahasiswa KKN. Menurutnya, selama 35 hari, mahasiswa telah memberikan warna tersendiri bagi masyarakat Desa Cindogo melalui berbagai kegiatan dan program kerja yang dilaksanakan.
“Kami apresiasi semangat dan kontribusi adik-adik KKN selama 35 hari ada di Desa Cindogo. Kehadiran mahasiswa memberikan banyak pengalaman dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman selama menjalankan KKN dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Faruk juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif di masa mendatang.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, teruslah belajar, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Meski masa KKN telah berakhir, pihak desa berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjalin dengan baik,”
pesannya.
Koordinator Desa mahasiswa KKN UNEJ menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat Cindogo atas sambutan, dukungan serta pengalaman yang diberikan selama menjalankan program pengabdian.
“Kami juga mohon maaf selama menjalankan tugas KKN di Desa Cindogo, apabila ada tutur kata atau tingkah laku yang kurang berkenan. Desa Cindogo akan selalu dikenang, banyak pengalaman berharga yang kami dapat selama disini” pungkas Rianto.
Penulis : Suwaris





