Desa Klampokan Resmikan Alsintan Program Desa Berdaya 2026, Dukung Ketahanan Pangan

Bondowoso, Memonasional.com

Pemerintah Desa Klampokan, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, meresmikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui Program Desa Berdaya Tahun 2026, Senin (21/9/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Desa Klampokan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung produktivitas petani di tingkat desa.

Desa Berdaya untuk Kabupaten Bondowoso
ada dua desa yaitu desa Klampokan Kecamatan Klabang mendapat bantuan alsintan sedangkan Desa Sumber Pakem Kecamatan Maesan mendapat bantuan peternakan. Program tersebut merupakan bantuan dari DPMD Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan DPMD Provinsi Jawa Timur yang diwakili fasilitator Dimas dan Andi Laksono, DPMD Kabupaten Bondowoso, PPL Pertanian dan pendamping, serta unsur Muspika Kecamatan Klabang.

Turut hadir Kepala Desa Klampokan bersama jajaran perangkat desa, BUMDes Al Hidayah, Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), kelompok tani (Poktan), serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Klampokan menyampaikan, keberadaan alsintan sangat bermanfaat bagi para petani. Dengan adanya alat pertanian tersebut, proses pengolahan lahan diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien sehingga dapat menekan biaya garap sekaligus meningkatkan hasil panen.

“Dengan adanya Program Desa Berdaya, alat mesin pertanian (alsintan) ini sangat bermanfaat untuk petani. Hal ini dapat menekan biaya garap dan meningkatkan hasil panen petani,” ujar Denis Halimansyah.

Menurutnya, bantuan tersebut juga mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Alsintan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

READ  Nasim Khan DPR RI Bersama Bank Mandiri Gelar Sosialisasi Transaksi Digital dan Keamanan Mobile Banking di Bondowoso

“Alsintan bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh petani, khususnya di Desa Klampokan,” kata Kades Klampokan.

Pemerintah Desa Klampokan berharap bantuan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menekan biaya produksi, serta mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan desa.

Penulis : Suwaris
Sumber : Liputan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *