Day 5 Prajhegghan Festival 2026, Tujuh Desa Prajekan Tampilkan Kesenian dan Tradisi Lokal

BONDOWOSO, MemoNasional.com

Prajhegghan Festival 2026 di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, memasuki malam kelima pada Jum’at (29/10/2026). Berlokasi di Lapangan Koramil Prajekan, festival ini menyuguhkan beragam kesenian dan tradisi khas dari tujuh desa di Kecamatan Prajekan.

Bacaan Lainnya

Panitia Prajhegghan Festival 2026, Aden Firdaus, mengatakan bahwa penampilan kesenian desa menjadi salah satu agenda untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

“Memasuki malam kelima ini, masing-masing desa menampilkan tradisi dan ciri khas keseniannya. Kami ingin budaya lokal terus dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda,” ujar Aden. Jum’at malam. (29/10/26).

Tujuh desa yang berpartisipasi dalam pertunjukan tersebut meliputi Desa Cangkring, Walidono, Prajekan Kidul, Prajekan Lor, Tarum, Sempol, dan Bandilan. Masing-masing desa membawa karakter serta kekhasan seni budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.

Selain penampilan kesenian desa, panggung Prajhegghan Festival 2026 juga diramaikan special performance Koloni Tongkat dari SMAN 1 Prajekan. Pertunjukan ini menjadi salah satu sajian yang dinantikan pengunjung. Atraksi bela diri dari salah satu perguruan silat turut menambah semarak acara.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ratusan pengunjung yang memadati lokasi festival. Mereka tidak hanya datang dari Bondowoso, tetapi juga dari Situbondo, Jember, Banyuwangi, dan sejumlah daerah lainnya.

Pengunjung memanfaatkan momentum tersebut untuk menyaksikan pertunjukan seni dan budaya sekaligus menikmati aneka kuliner yang ditawarkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Deretan stan bazar UMKM turut memenuhi area Lapangan Koramil Prajekan. Kehadiran bazar ini memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen selama festival berlangsung.

READ  Perhutani KPH Bondowoso Perkuat Sinergi dengan Kejari Situbondo

Prajhegghan Festival 2026 diinisiasi oleh anak-anak muda Prajekan sebagai wadah kreativitas, pelestarian tradisi, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, semangat “Prajhegghan Festival Hadir untuk Indonesia” digaungkan sebagai ajakan untuk menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup, dikenal, dan diapresiasi oleh generasi mendatang.

penulis : sws

sumber : liputan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *