Malam Puncak Prafest 2026, Ribuan Jamaah Hadiri Prajhegghan Bersholawat

Foto : Malam Puncak Prafest 2026, Prajhegghen Bersholawat

BONDOWOSO, MemoNasional.com

Bacaan Lainnya

Ribuan jamaah menghadiri acara pengajian umum dan Prajhegghan Bersholawat yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Prajhegghan Festival (Prafest) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Koramil Prajekan, Bondowoso, Sabtu malam (31/10/2026).

Acara ini menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya KH. Abdul Qodir Syam, KH. Alma’i Sufyan, serta Habib Alwi Al Maghrobi. Turut hadir para tokoh masyarakat dan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Prafest 2026 merupakan festival yang digagas oleh anak-anak muda Prajekan dan berlangsung selama sepekan, mulai 25 hingga 31 Oktober 2026. Berbagai kegiatan disuguhkan, mulai dari kesenian tradisional, pertunjukan ketoprak, kuliner UMKM, lomba domino, ziarah makam Kiai Mas Atmari, hingga pawai ancak Rokat Bhumi Prajhegghan.

Ketua panitia, Aden Firdaus, menyampaikan bahwa malam tersebut menjadi puncak sekaligus penutupan seluruh rangkaian Prafest 2026.

“Sebelum pengajian umum dan sholawat bersama dimulai, kami menggelar Pawai Ancak Rokat Bhumi Prajhegghan yang dimulai dari kawasan Kiai Mas Atmari menuju Lapangan Koramil Prajekan. Kegiatan tersebut diikuti tujuh desa dan instansi terkait,” ujar Aden.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun para pendukung yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu menyukseskan Prafest 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Prajekan,” imbuhnya.

READ  Sinergi Polri dan SMSI Bondowoso Menguat, Kapolres "Pers Pilar Informasi Kredibel"

Mengusung semangat “Anak-anak Muda Prajekan Berkarya untuk Indonesia”, Prafest 2026 menjadi wadah kreativitas generasi muda untuk memperkenalkan potensi daerah, melestarikan kesenian dan tradisi lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan puluhan pelaku UMKM.

Dengan berakhirnya Prajhegghan Bersholawat, seluruh rangkaian Prafest 2026 resmi ditutup. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas daerah, menjaga tradisi, serta membuka ruang kreativitas bagi generasi muda Prajekan pada masa mendatang.

Nak Kanak Prajhegghen, Melestarikan budaya tradisional untuk Indonesia.

Penulis: Suwaris

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *