Bondowoso, Memonasional.com
Suasana berbeda terlihat di halaman Kantor Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, saat jajaran Muspika mendadak berubah menjadi chef dalam lomba memasak nasi goreng untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti oleh Camat Klabang bersama unsur Forkopimka, kepala desa, serta sejumlah perwakilan instansi di wilayah Kecamatan Klabang.
Masing-masing peserta menunjukkan kreativitas mengolah nasi goreng dengan cita rasa dan penyajian terbaik di hadapan dewan juri.
Gelak tawa dan sorak-sorai peserta maupun penonton mewarnai jalannya perlombaan. Meski berlangsung penuh keakraban, setiap peserta tetap berusaha menyajikan hidangan terbaik demi meraih predikat juara.
Camat Klabang mengatakan, lomba memasak nasi goreng bukan sekadar ajang adu keterampilan, tetapi menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Rasa boleh beda, hati tetap satu. Itulah semangat yang ingin kami hadirkan dalam peringatan HUT RI ke-81,” ujar Denny Indra Pratama.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan semarak kemerdekaan di Kecamatan Klabang akan terus digelar sepanjang bulan Agustus dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah desa.
“Peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa cinta tanah air,” ujar camat Klabang.
Para pendukung suporter yang hadir tampak antusias menyaksikan lomba tersebut. Selain menikmati suasana penuh keakraban, mereka juga memberikan dukungan kepada para peserta yang tampil percaya diri mengolah hidangan.
Dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang tinggi, lomba chef nasi goreng Muspika Klabang menjadi salah satu agenda paling menarik dalam rangkaian Semarak HUT RI ke-81, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Penulis : Suwaris
Sumber : Liputan





