JAKARTA — MEMONASIONAL.COM
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi Achmad Washil, aktivis desa asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Pada Senin, 17 Agustus 2026, ia berkesempatan hadir dan mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Presiden, Jakarta.
Kehadiran Achmad Washil dalam upacara kenegaraan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat desa di Kabupaten Bondowoso. Dari wilayah pelosok di ujung timur Pulau Jawa, kiprahnya sebagai aktivis desa membawanya hadir dalam salah satu momentum penting peringatan kemerdekaan Indonesia.
Achmad Washil diketahui merupakan perangkat Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Selain menjalankan tugas sebagai perangkat desa, ia juga aktif dalam organisasi yang memperjuangkan aspirasi perangkat desa.
Saat ini, Achmad Washil dipercaya sebagai Sekretaris DPD Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bondowoso. Ia juga menjabat sebagai Koordinator Forum Komunikasi Perangkat Desa (FKDP) Tapal Kuda Jawa Timur.
“Saya hadir di Istana Presiden menjadi gambaran bahwa perjuangan dan pengabdian dari tingkat desa dapat memiliki ruang hingga ke tingkat nasional. Selama ini, perangkat desa menjadi salah satu unsur penting yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan pemerintahan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Achmad Washil melalui WhatsAppnya. Selasa (18/8/26).
Menurutnya, Momen mengikuti upacara HUT RI ke-81 bersama Presiden Republik Indonesia dan jajaran pejabat negara juga menjadi pengalaman berharga.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penyemangat untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat desa dan meningkatkan peran perangkat desa dalam pembangunan, jelas Sekretaris DPD PPDI Kabupaten Bondowoso.
” Saya hadir di Istana Presiden bukan hanya menjadi kebanggaan personal. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi simbol bahwa desa juga mampu melahirkan figur yang aktif menyuarakan aspirasi hingga ke tingkat nasional,” imbuh Koordinator FKPD Tapal Kuda Jatim.
Dari Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, perjalanan Achmad Washil menuju Istana menjadi cerita inspiratif tentang pengabdian, perjuangan, dan semangat membangun Indonesia dari desa.
Penulis : Suwaris
Sumber : AW





